Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tips Cara agar Online Shop Laris Saat Pandemi

Belakangan ini pandemi membuat semua kegiatan terhambat akibat adanya pembatasan sosial. Semua aspek kehidupan terdampak akibat pembatasan ini termasuk bisnis online. Akhirnya banyak yang mencari cara agar online shop laris. 

Bisnis online terhambat karena pembatasan sosial yang menjadikan pengiriman semakin lama. Hingga akhirnya penjual online merasakan hal yang membuat dirinya harus mengubah strategi agar produknya tetap laris. 

Tidak hanya pebisnis online skala kecil, melainkan pebisnis besar pun merasakan dampaknya. Oleh sebab itu, banyak sekali persaingan yang ketat antar penjual agar produknya semakin terlihat. Sebab mereka mulai mencari cara agar online shop laris.   

Cara agar Online Shop Laris

9 Tips Cara agar Online Shop Laris Saat Pandemi

Meskipun wabah pandemi ini menghambat berbagai proses yang terjadi dalam bisnis online. Akan tetapi ada cara agar online shop laris yang dapat dilakukan. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat bisnis online tetap laris:

1. Memberikan Program Diskon

Mengubah strategi pada masa pandemi memang sangat dianjurkan. Sebab strategi tersebut bisa meningkatkan daya tarik pelanggan agar tetap melakukan pembelanjaan. 

Program diskon merupakan salah satu strategi yang dapat ditawarkan kepada pelanggan ketika pandemi seperti ini. Sebab kebanyakan pelanggan selalu tergiur oleh adanya promo diskon yang diberikan.  

Baca juga : 11 Situs Jualan Online Paling Laris di Indonesia

Tidak heran apabila penjualan tetap berjalan lancar dengan adanya promo diskon meski dalam kondisi pandemi. Dengan adanya promo diskon tersebut setidaknya barang yang memiliki jumlah stok banyak akan berkurang. 

Berkurangnya stok barang yang menumpuk tentunya akan meminimalisir kerugian yang besar. Dengan demikian pembuatan program diskon sangat membantu pertumbuhan transaksi saat pandemi.

2. Memberikan Pelayanan Yang Ramah dan Cepat Tanggap

Kepanikan akibat adanya pembatasan saat pandemi tentu saja dirasakan oleh semua orang, tidak terkecuali penjual online. Akan tetapi jangan sampai hal tersebut memengaruhi pelayanan terhadap konsumen. 

Alangkah baiknya tetap santai dan ramah ketika melayani pelanggan yang hendak melakukan transaksi. Terlebih lagi apabila mampu bergerak cepat untuk memberikan respon, hal ini akan menjadi nilai tambah terhadap penjualan. 

Besar harapannya bisnis online tetap lancar dan laris diserbu pelanggan meski dalam kondisi pandemi. Sebab pelanggan telah percaya kepada penjual yang ramah dan cepat respon. 

3. Tetap Rajin Melakukan Promosi

Promosi merupakan ujung tombak dari bisnis online, sebab tanpa promosi orang-orang tidak akan tahu apa yang dijual. Oleh sebab itu, lakukanlah promosi sesering mungkin agar pelanggan paham betul produk yang tengah dijual. 

Berbeda dengan pedagang offline, mereka tidak harus mempromosikan produk yang dijual sesering mungkin. Sebab pelanggan sendirilah yang akan mendatangi dan memilih langsung di toko.

Promosi bisnis online dapat dilakukan dimana saja, misalnya di sosial media dan juga marketplace yang tersedia. Dengan demikian, apapun barang yang dijual akan tetap laris dikarenakan jangkauan media online sangatlah luas.

Cara agar online shop laris ini dapat dilakukan sesering mungkin dengan mengacu pada jam yang disarankan. Biasanya jam-jam yang disarankan adalah waktu terbaik untuk melakukan promosi penjualan.

Waktu promosi terbaik tersebut dapat dilakukan pada waktu pagi, siang maupun malam hari. Sebab pada waktu-waktu tersebut banyak orang yang meluangkan waktu untuk bermain media sosial. 

Dengan menyesuaikan promosi pada waktu yang disarankan tersebut akan membantu proses penjualan. Sebab tidak menutup kemungkinan banyak orang akan melihat iklan yang ditayangkan. 

4. Menurunkan Harga

Ketika pandemi banyak orang yang mersakan dampaknya, misalnya terkena pemberhentian kerja sementara. Hal ini tentunya akan mengurangi jumlah pendapatan harian yang akan menyebabkan pemangkasan pengeluaran.  

Baca juga : 10 Cara Marketing Makanan Online agar Bisnis Tetap Laris

Strategi penurunan harga jual meeupakan salah satu cara agar online shop laris dipasaran. Sebab dengan demikian pelanggan tidak perlu terlalu mempertimbangkan soal harga. 

Dengan adanya program ini, setidaknya penjual mampu memberikan keringanan dan membantu pelanggan tetap bisa membeli produk yang diinginkan. 

5. Memberi Bonus Pembelian

Cara lain untuk dapat membuat jualan online tetap laris saat pandemi adalah memberikan bonus ketika melakukan pembelian. Dengan adanya bonus yang ditawarkan, pelanggan akan senantiasa melakukan transaksi pembelian. 

Dengan demikian barang jualan tetap laris terjual dan omset tetap terjaga dan aman. Dengan profit penjualan yang masih tetap dapat dirasakan. 

6. Perhatikan Kualitas Produk yang Dijual

Agar pelanggan tetap setia membeli produk yang dijual salah satu caranya adalah dengan menjaga kualitas produk. Kualitas produk yang tetap bagus akan membuat pelanggan tetap melakukan transaksi pembelian. 

Sekalipun dalam masa pandemi, kualitas produk tetap harus menjadi perhatian utama. Sebab kualitas yang berubah akan membuat pelanggan merasa kecewa terhadap penjual. 

7. Membuat Postingan Bermanfaat

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, dukungan hal positif kala pandemi sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, buatlah postingan yang memberikan manfaat baik untuk pelanggan yang melihatnya.  

Setidaknya postingan tersebut akan menumbuhkan kepercayaan terhadap penjual akibat rasa peduli yang diberikan. Hal ini tentu saja akan membuka peluang terjadinya transaksi penjualan dari pelanggan. 

8. Menjadikan Sosial Media Sebagai Tempat Promosi

Saat ini ada banyak jenis media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai media promosi. Misalnya ada Whatsapp messenger dengan memanfaatkan fitur story yang dimilikinya. 

Tentu saja media online Facebook dan Instagram tetap menjadi pilihan terbaik sebagai tempat melakukan promosi. Sebab kedua media sosial ini memiliki jangkauan yang luas.  

Jika Anda sedang membutuhkan sebuah Hosting, silahkan order Produk Unlimited Hosting Murah di Niagahoster dan masukkan kode kupon DIKAOFFICIAL agar Anda mendapatkan diskon 5%.

Dengan demikian, jangkauan terlihat oleh banyak orang akan semakin besar. Tidak menutup kemungkinan pula transaksi penjualan akan semakin meningkat dan laris.

Sebab kebanyakan orang tentunya akan lebih sering membuka media sosial kala pandemi. Hal ini disebabkan oleh kejenuhan yang dirasakan karena hanya melakukan berbagai hal di rumah saja. 

Oleh karena itu, memanfaatkan sosial media sebagai tempat melakukan promosi termasuk dalam cara agar online shop laris. Semakin sering membuat sebuah story promosi jualan, akan semakin banyak orang yang meminati produk yang dijual. 

9. Membuat Prioritas Barang yang Banyak Dibutuhkan

Masa pandemi merupakan masa menantang bagi semua orang, sebab adanya aturan pematasan yang diberlakukan. Dengan memberikan tawaran produk yang dibutuhkan akan membantu menjaga omset penjualan tetap bagus. 

Selain itu, hal ini juga akan membantu orang-orang dapat dengan mudah mendapatkan barang prioritas kala pandemi. Tentu saja hal ini akan tetap memberikan keuntungan kepada sang penjual online. 

Akan tetapi jangan sampai terlalu memanfaatkan kesempatan yang malah akan membebankan. Karena tidak sedikit diantara banyak penjual yang hanya memanfaatkan situasi pandemi hanya untuk meraup banyak keuntungan. 

Lebih baik mendapatkan sedikit keuntungan tetapi memberikan kemudahan bagi khalayak banyak. Daripada mendapatkan banyak keuntungan dengan memberikan kesulitan kepada banyak orang.

Semakin bijak dalam memanfaatkan produk prioritas kala pandemi akan semakin besar kepercayaan pelanggan terhadap penjual. Dengan demikian transaksi penjualan online akan tetap laris dan lancar.

Sebab masa pandemi banyak orang yang harus melakukan transaksi secara online untuk mencukupi semua kebutuhan. Meringankan beban sesama akan membuat hati menjadi lebih lega. 

Itulah tadi beberapa cara agar online shop laris saat pandemi. Dengan melakukan beberapa tips di atas, ancaman mengalami kebangkrutan tidak akan pernah dirasakan.

Semoga bermanfaat.
Terima kasih.